Daerah

Polemik Keramba Jaring Apung di Pangandaran Memanas, Nelayan Desak Izin Dicabut

×

Polemik Keramba Jaring Apung di Pangandaran Memanas, Nelayan Desak Izin Dicabut

Sebarkan artikel ini
Jeje Wiradinata
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata. (Foto: Istimewa).

“Bantu saya buka siapa saja di belakang perusahaan yang dapat izin KJA di Pantai Timur Pangandaran dan siapa yang memberi izin,” tulis Susi di akun media sosialnya, Sabtu (9/8/2025).

Baca Juga:  HNSI Pangandaran Tegaskan Tolak Keramba Jaring Apung di Pantai Timur

KJA disebut berpotensi merusak ekosistem laut dan mengganggu sektor pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan akan mengevaluasi izin KJA, sementara mantan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, menegaskan KJA tidak sesuai visi pembangunan daerah.

Baca Juga:  Susi Pudjiastuti Bongkar Dugaan Izin Kontroversial Keramba di Pantai Timur Pangandaran

Perwakilan PT PBS, Viar Navy, mengklaim usahanya telah beroperasi sejak 2019 dengan izin budidaya seluas 3,3 hektare. “Sejak 2019 tidak ada yang terganggu. Sekarang hanya ada penambahan KJA di lokasi yang sama,” katanya. (Red)

Baca Juga:  Polemik KJA di Pangandaran Memanas, Dedi Mulyadi Pastikan Evaluasi Izin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2