Daerah

Polisi Buru Pengeroyok Ayah Pengantin di Purwakarta yang Tewas Usai Tolak Japrem

×

Polisi Buru Pengeroyok Ayah Pengantin di Purwakarta yang Tewas Usai Tolak Japrem

Sebarkan artikel ini
Polisi olah TKP kasus pengeroyok ayah pengantin di Purwakarta akibat tolak japrem.
Petugas kepolisian dari Polsek Campaka, Polres Purwakarta, saat mengamankan lokasi kejadian. (Foto: Dok Polsek Campaka)

Uang tersebut diduga akan para pelaku gunakan untuk membeli minuman keras. Dadang yang saat itu sedang mengurus kelancaran acara, menolak memberikan uang “japrem” tersebut dengan tegas.

Penolakan korban seketika menyulut emosi kelompok pria tersebut. Para pelaku mulai berbuat onar hingga memicu kepanikan luar biasa di antara para tamu undangan yang hadir.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Janjikan Solusi untuk Nelayan Indramayu, Pendalaman 14 Muara!

Melihat situasi kian tidak kondusif, Dadang berusaha menegur para pelaku agar tidak mengganggu jalannya hajatan. Namun, teguran itu justru dibalas dengan serangan brutal menggunakan belahan bambu tepat di bagian kepala korban.

Baca Juga:  PDK Kosgoro 1957 Purwakarta Serahkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Longsor Gunung Anaga

Dadang langsung terkapar tidak sadarkan diri di area acara. Meski keluarga sempat mengevakuasi korban ke RS Bhakti Husada guna mendapatkan pertolongan medis, nyawa Dadang tetap tidak tertolong.

Baca Juga:  Pemilu 2024, Kapolres Purwakarta Perintahkan Personelnya Tidak Memihak Parpol atau Calon

Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.20 WIB akibat luka fatal di kepala.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3