Uang tersebut diduga akan para pelaku gunakan untuk membeli minuman keras. Dadang yang saat itu sedang mengurus kelancaran acara, menolak memberikan uang “japrem” tersebut dengan tegas.
Penolakan korban seketika menyulut emosi kelompok pria tersebut. Para pelaku mulai berbuat onar hingga memicu kepanikan luar biasa di antara para tamu undangan yang hadir.
Melihat situasi kian tidak kondusif, Dadang berusaha menegur para pelaku agar tidak mengganggu jalannya hajatan. Namun, teguran itu justru dibalas dengan serangan brutal menggunakan belahan bambu tepat di bagian kepala korban.
Dadang langsung terkapar tidak sadarkan diri di area acara. Meski keluarga sempat mengevakuasi korban ke RS Bhakti Husada guna mendapatkan pertolongan medis, nyawa Dadang tetap tidak tertolong.
Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.20 WIB akibat luka fatal di kepala.





