JABARNEWS | SUMEDANG – Aparat dari Polsek Sumedang Selatan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan rencana aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah anak di Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Dusun Kolot. Informasi awal diterima melalui layanan darurat 110 milik Polri, yang kemudian langsung direspons petugas dengan mendatangi lokasi bersama unsur TNI dan petugas pengamanan.
Berdasarkan keterangan di lapangan, rencana aksi itu melibatkan dua kelompok anak dari Dusun Nangkod, Desa Sukagalih, dan Dusun Dangdeur, Desa Baginda. Namun, sebelum pertemuan terjadi, warga lebih dulu membubarkan mereka dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan situasi dan mendata anak-anak yang diduga terlibat. Polisi kemudian memanggil orang tua serta guru untuk dilakukan pembinaan bersama.
Kapolsek Sumedang Selatan, Sukardi, mengatakan pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang.





