JABARNEWS | BANDUNG – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polresta Bandung memperketat pengamanan di sejumlah wilayah yang selama ini dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fokus pengawasan diarahkan pada malam hari hingga menjelang sahur, periode yang kerap diwarnai peningkatan aktivitas berisiko.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menegaskan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan di wilayah hukum Kabupaten Bandung. Pemetaan tersebut menjadi dasar peningkatan patroli rutin serta operasi terfokus.
“Kami sudah melakukan pemetaan dan meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan. Kami pastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang mengganggu ketertiban masyarakat,” ujarnya di Bandung, Senin (16/2/2026).
Langkah antisipatif ini dilakukan untuk menekan potensi gangguan yang lazim muncul menjelang dan selama Ramadhan, seperti balap liar, peredaran minuman keras (miras), penyalahgunaan narkoba, hingga peredaran Obat Keras Tertentu (OKT). Aparat memastikan operasi miras dan narkoba akan dimaksimalkan guna menciptakan situasi yang kondusif.
Menurut Aldi, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur-jalur rawan balap liar, tetapi juga kawasan permukiman, pusat perbelanjaan, serta lokasi yang kerap menjadi titik berkumpul remaja pada malam hari. Penempatan personel di area tersebut bertujuan mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.





