Daerah

Adik Tega Tusuk Penjual Sate hingga Tewas karena Masalah Usaha Keluarga di Cirebon

×

Adik Tega Tusuk Penjual Sate hingga Tewas karena Masalah Usaha Keluarga di Cirebon

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penusukan_kekerasan_ dodi_jabarnews
Ilustrasi penusukan/penikaman. (Foto: Dok. JabarNews).

JABARNEWS | CIREBONPolresta Cirebon mengungkap motif di balik kasus penusukan terhadap seorang penjual sate di Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon. Korban berinisial F (42) diduga ditusuk oleh adik kandungnya sendiri, SPD (34), akibat persoalan internal usaha keluarga.

Baca Juga:  Berawal dari BDSM, Ini Kronologi Pembunuhan Pria Terbungkus Kain di Cianjur

Kapolsek Gempol, Kompol Rynaldi Nurwan, mengatakan peristiwa terjadi pada 17 Februari 2026 sekitar pukul 08.30 WIB. Insiden tersebut berujung pada meninggalnya korban.

“Telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Pelaku dan korban adalah kakak beradik,” ujar Rynaldi di Cirebon, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga:  Respon Kasus Penipuan Jaksa Gadungan di Purwakarta, Kejati Jabar Buka Layanan Hotline

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif dipicu rasa kesal pelaku terhadap korban yang dinilai kerap datang terlambat membantu usaha sate milik keluarga. Selain itu, pelaku merasa tidak diperlakukan adil dalam pengelolaan usaha yang merupakan warisan dari ayah mereka.

Baca Juga:  Lantunan Sholawat dan Takbir serta Tauhid Iringi Rombongan Jenazah Eril di Cimaung Bandung

“Pelaku merasa kesal karena korban sering datang terlambat dan merasa tidak adil karena usaha tersebut usaha bersama keluarga,” katanya.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23