• Sabtu, 23 Oktober 2021

Wow, Budidaya Maggot Terbukti Ampuh Kurangi Sampah Hingga 30 Persen di Kota Cimahi

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:57 WIB
 Ilustrasi budidaya Maggot.  (Mongbay)
Ilustrasi budidaya Maggot. (Mongbay)

JABARNEWS | CIMAHI - Budidaya Maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) di Kota Cimahi terbukti ampuh dalam mengurangi timbulan sampah hingga 30 persen.

Produksi sampah di Kota Cimahi sendiri mencapai sekitar 270 ton per harinya. Oleh karena itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi semakin menggalakkan budidaya Maggot.

"Target pengurangan sekitar 30 persen dari timbulan sampah di program strategi daerah tahun 2025," kata Kepala DLH Kota Cimahi Lilik Setyaningsih dalam ketetangannya, Minggu 10 Oktober 2021.

Baca Juga: Curi Laptop di Sekolah, Pria Asal Asahan Dapat Hadiah Timah Panas

Lilik Setyaningsih menjelaskan, budidaya Maggot tersebut tersebut sangat bermanfaat untuk pengelolaan sampah. Terlebih, lanjut dia, bisa mengurangi beban biaya pembuangan sampah dari Kota Cimahi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang cukup besar setiap tahunnya.

Lilik Setyaningsih menyampaikan bahwa beban biaya pembuangan sampah dari Kota Cimahi ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat mencapai Rp16 miliar per tahun dari total 220 ton sampah yang dibuang setiap harinya.

Sementara itu, sambung Lilik Setyaningsih, beban biayanya akan meningkat jika pembuangan sampah sudah dialihkan ke TPPAS Legok Nangka, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Tantang Erick Thohir Makan Jengkol, Ternyata Resep Keluarga Ridwan Kamil Ini Bisa Hilangkan Bau

Lilik Setyaningsih mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil estimasi, biaya pembuangan sampah ke TPPAS Legok Nangka mencapai Rp23 miliar lebih setiap tahunnya.

Estimasi pengeluaran biaya pengangkutan sampah dari Kota Cimahi itu hanya untuk Kompensasi Jasa Pelayanan (KJP) dan Kompensasi Dampak Negatif (KDN).

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X