JABARNEWS | BANDUNG – Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Minggu (29/3). Insiden tersebut terjadi akibat serangan artileri yang diduga dilakukan oleh Israel dan juga menyebabkan tiga prajurit lainnya terluka.
Sekretaris Jenderal Free Palestine Network (FPN), Furqan AMC, menyampaikan duka cita sekaligus mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil sikap tegas.
“Duka cita yang dalam bagi Indonesia atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon. Saatnya Pak Prabowo mengutuk Israel dengan tegas,” ujarnya.
Menurut Furqan, peristiwa ini menjadi peringatan bagi pemerintah untuk mempertegas arah kebijakan luar negeri Indonesia dalam menentang penjajahan, sebagaimana amanat konstitusi.
Ia juga menilai publik selama ini mempertanyakan konsistensi sikap pemerintah terhadap konflik di kawasan Timur Tengah, termasuk agresi militer Israel dan Amerika Serikat.





