Berdasarkan keterangan korban, keributan bermula dari persoalan utang sebesar Rp800.000 yang belum dibayar kepada salah satu anggota kelompok pelaku.
“Kasus ini masih kami dalami dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” ujar Bobi.
Peristiwa bermula saat korban sedang membeli nasi goreng di lokasi kejadian. Tiba-tiba pelaku berinisial F bersama beberapa rekannya datang menggunakan sepeda motor dan menghampiri korban.
Korban kemudian ditarik oleh salah satu rekan pelaku dan langsung dikeroyok di tempat kejadian.
Saat korban mencoba melawan pengeroyokan tersebut, pelaku mengeluarkan airsoft gun dan menembakkan senjata itu ke arah korban.





