JABARNEWS | CIREBON – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon mencatat produksi beras di wilayahnya sepanjang 2025 mencapai 296.416 ton. Meski masih berada dalam kondisi surplus, realisasi panen padi tersebut belum memenuhi target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kepala Distan Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya, menyebut capaian produksi tahun ini tetap mampu mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat. Namun, ia menegaskan adanya tren penurunan yang perlu diantisipasi sejak dini.
“Secara teknis produktivitas tanaman padi masih cukup baik. Namun, terjadi pergeseran waktu panen akibat kondisi iklim yang tidak menentu,” kata Deni dalam keterangan yang diterima, Selasa (6/1/2026).
Berdasarkan data terakhir, produksi beras Kabupaten Cirebon tercatat lebih rendah 42.613 ton dibandingkan target. Penurunan tersebut sejalan dengan turunnya realisasi produksi gabah kering giling (GKG) yang terpaut 66.469 ton dari proyeksi awal.
Meski demikian, dari sisi ketersediaan, Deni memastikan kondisi beras di Kabupaten Cirebon masih tergolong aman. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, kebutuhan konsumsi beras tercatat sebesar 229.310 ton, sementara produksi mencapai 296.416 ton.





