“Karawang sudah masuk nominatif karena produksi sampahnya per hari lebih dari 1.200 ton. Kami menyambut dan mendukung tapi masih menunggu keputusan final dari pemerintah pusat,” ujar Aep, Minggu (12/4/2026).
Opsi Mandiri ketimbang Regional
Aep menjelaskan bahwa proyek ambisius ini diprediksi memakan waktu pengerjaan sekitar 18 hingga 24 bulan.
Lokasi utama yang dibidik adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang, yang nantinya harus direvitalisasi total guna menampung teknologi pengolahan tersebut.
Sebelumnya, muncul wacana agar Karawang bergabung dalam pengelolaan sampah regional bersama Bandung. Namun, Aep menilai opsi tersebut tidak realistis secara logistik.





