“Untuk pengolahan sesuai SE itu selama Ramadan, sebetulnya disarankan dibuat itu makanan yang tahan lama karena ini Ramadan. Dari kami SPPG ya harapannya dimakan setelah buka puasa,” kata dia.
Hingga kini, tim terkait masih melakukan uji sampel makanan serta menelusuri rantai distribusi guna memastikan penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut.
Pemerintah Kota Cimahi menyatakan akan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum menentukan langkah lanjutan. (trn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





