Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Raden Vini Adiani Dewi menyampaikan bahwa setiap tahun terdapat arahan dari Kementerian Kesehatan terkait operasional layanan kesehatan selama musim mudik.
Menurutnya, puskesmas pada prinsipnya tetap harus beroperasi, terutama yang berada di jalur utama mudik dan kawasan wisata. Namun, di luar wilayah tersebut, layanan bisa dialihkan ke fasilitas lain karena tenaga kesehatan juga difokuskan pada posko kesehatan di titik-titik perjalanan.
Ia menambahkan, masyarakat di wilayah non-jalur mudik kemungkinan perlu memanfaatkan layanan kesehatan alternatif, seperti klinik swasta, selama periode libur berlangsung. (ant)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





