Daerah

Rapor Setahun 2026: Dedi Mulyadi Puncaki Atensi Publik Nasional, Catat 5,6 Miliar Engagement

×

Rapor Setahun 2026: Dedi Mulyadi Puncaki Atensi Publik Nasional, Catat 5,6 Miliar Engagement

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meliburkan angkot Bandung saat Tahun Baru
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Istimewa)

Menurut Neni, tahun pertama pemerintahan merupakan fase krusial pembentukan legitimasi publik. DIR menggunakan pendekatan media intelligence yang menggabungkan analisis media massa dan digital listening berbasis kecerdasan buatan.

“Mesin artificial intelligence kami bekerja meng-crawling seluruh data pemberitaan dan percakapan publik untuk melihat bagaimana legitimasi itu terbentuk,” katanya.

Analisis DIR juga mengidentifikasi tiga klaster isu dominan yang memengaruhi persepsi publik terhadap gubernur. Pertama, pelaksanaan Program Strategis Nasional di bidang pendidikan, termasuk implementasi Makan Bergizi Gratis. Kedua, respons kepala daerah dalam menghadapi krisis seperti banjir besar di Sumatera dan Aceh pada November 2025. Ketiga, isu integritas dan hukum, mulai dari relasi dengan DPRD hingga dugaan korupsi yang berdampak pada rating performa media.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Yakin KUR Perumahan Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat

DIR mencatat adanya perbedaan sentimen antara media arus utama dan media sosial. Media massa mencatat sentimen positif hingga 79 persen. Namun media sosial menjadi ruang yang lebih terbuka terhadap kritik. Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook menunjukkan atensi tinggi, sedangkan X tercatat sebagai kanal paling kritis dengan engagement relatif lebih rendah dibanding platform lain.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Pengusaha Kabur, Bossman: Lu ke Vietnam Deh, Nggak Ada Ormas!

Selain Dedi, nama lain yang masuk daftar tertinggi publikasi dan engagement adalah Pramono Anung dan Khofifah Indar Parawansa. Meski demikian, secara total interaksi digital, capaian Dedi terpaut cukup jauh.

Baca Juga:  Aliran Hakikinya Hakiki Dinyatakan Sesat, 5 Poin Ini Jadi Alasan MUI
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3