JABARNEWS | BANDUNG – Perjalanan akademik Resa Khoerunisa menjadi bukti bahwa konsistensi prestasi dan ketekunan dapat membuka jalan karier lebih cepat. Lulusan Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran itu menuntaskan studi pada Agustus 2025 dengan predikat cumlaude dan IPK 3,76.
Perempuan kelahiran Maret 2003 asal Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tersebut merupakan penerima Beasiswa Star Energy Geothermal 2025. Bantuan pendidikan senilai Rp10 juta itu membantunya menyelesaikan fase akhir perkuliahan, termasuk riset lapangan dan penyusunan skripsi.
“Saya suka di lapangan, karena waktu kuliah itu tugasnya ke lapangan terus, dan sekarang saya bekerja sebagai konsultan geologi, linier dengan ilmu saya,” kata Resa di Bandung, Selasa (3/32026).
Sejak duduk di bangku sekolah, Resa dikenal sebagai siswa berprestasi dan kerap menjadi juara kelas. Ketertarikannya pada dunia alam terbuka membawanya memilih jurusan Teknik Geologi. Baginya, studi kebumian bukan sekadar disiplin akademik, melainkan ruang eksplorasi yang menantang.
Memasuki tahun terakhir kuliah, kebutuhan biaya penelitian menjadi tantangan tersendiri. Penyusunan peta geologi, pengambilan data lapangan, hingga penyusunan laporan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Di tengah kebutuhan tersebut, ia terpilih sebagai penerima beasiswa dari Star Energy Geothermal melalui unit operasional Star Energy Wayang Windu di Pangalengan, Bandung.





