Dari sisi pengawasan, Disnakkan rutin melakukan monitoring ke pasar hewan dan rumah potong hewan (RPH) untuk memastikan ternak yang beredar bebas dari penyakit.
“Iya kita selalu memastikan kalau hewan ternak bebas penyakit dan sehat serta faktor lainnya kita rutin lakukan monitoring ke tempat RPH. Selain itu, dari sisi pengawasan kita salah satu bagian tim dari satgas gabungan. Biasanya sebelum Lebaran suka ada sidak ke pasar untuk menjamin ketersediaan stok pangan,” jelasnya.
Anton juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying menjelang Lebaran.
Ia menilai fluktuasi harga yang biasa terjadi menjelang hari raya masih berada dalam batas wajar karena didukung ketersediaan stok yang memadai.
“Masyarakat silakan berbelanja dengan tenang. Kami dari dinas akan terus mengawal ketersediaan ini dan memastikan daging yang beredar di Ciamis memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” pungkasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





