Ia menjelaskan, rombongan dengan penerbangan langsung masih berjalan sesuai jadwal, sementara jamaah dengan penerbangan transit masih menunggu kepastian maskapai.
“Kalau penerbangan direct sejauh ini masih berjalan. Yang bermasalah itu yang transit. Kami masih menunggu informasi resmi apakah dijadwalkan ulang atau diganti ke penerbangan langsung,” ujarnya.
Lia menegaskan pihak travel akan mengikuti arahan pemerintah sebelum memberangkatkan jamaah berikutnya. Bahkan, rencana keberangkatan sekitar 30 jamaah pada awal April berpotensi ditunda hingga Juni 2026.
“Kalau memang dianjurkan untuk menunda, otomatis akan kami sosialisasikan ke jamaah,” katanya.
Hingga saat ini, jamaah umrah asal Purwakarta dilaporkan dalam kondisi aman dan masih berada di hotel sambil menunggu kepastian jadwal kepulangan dari maskapai dan otoritas terkait, seiring situasi keamanan kawasan yang masih belum stabil. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





