JABARNEWS | BANDUNG – PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) menyiapkan rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang 2026 dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah sekitar proyek.
Program tersebut dirancang tidak hanya sebagai bantuan jangka pendek, tetapi sebagai upaya terstruktur yang menyasar kebutuhan mendasar hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu prioritas utama adalah penyediaan sarana air bersih di sejumlah daerah seperti Cianjur, Sukabumi, dan Bandung yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.
General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menegaskan bahwa kehadiran PLN harus memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
“PLN tidak hanya hadir untuk menghadirkan listrik, tetapi juga untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui program TJSL 2026, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang kami lakukan juga membawa manfaat nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,” kata Kishartanto dalam keterangan yang diterima, Rabu (8/4/2026).
Perencanaan program TJSL dilakukan melalui pemetaan kebutuhan masyarakat, analisis isu strategis nasional, serta penyelarasan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan program berjalan terarah dengan mengintegrasikan sektor pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan penciptaan nilai bersama.





