Di sektor ekonomi, PLN mendorong pengembangan UMKM dan pemberdayaan kelompok rentan agar lebih mandiri. Sementara di bidang lingkungan, program difokuskan pada pengelolaan sampah, konservasi, dan penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan.
Selain itu, program sosial juga mencakup pendidikan, sanitasi sehat, hingga kesiapsiagaan bencana untuk memperkuat ketahanan masyarakat. Inovasi turut dikembangkan di wilayah pesisir melalui tambak berbasis listrik guna mendukung ketahanan pangan, serta pengembangan desa wisata untuk membuka peluang ekonomi baru.
Sejumlah inisiatif lain seperti Srikandi Movement Goes to School, Desa Terang, hingga Women Support Women juga disiapkan untuk menjangkau berbagai kelompok masyarakat dengan kebutuhan yang berbeda.
“Kami menyelaraskan seluruh program dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga untuk masa depan. Ini adalah komitmen kami untuk menciptakan nilai bersama antara PLN dan masyarakat,” kata Kishartanto.
Melalui program TJSL 2026, PLN UIP JBT menargetkan terciptanya perubahan nyata, mulai dari akses air bersih yang lebih mudah, penguatan usaha kecil, hingga peningkatan kemandirian desa sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





