“Kami menurunkan personel dari Polsek Soreang yang dibantu unsur Muspika, BPBD, Basarnas, serta Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan pencarian,” katanya.
Tim gabungan menyisir aliran Sungai Cijagra dengan radius pencarian sekitar satu kilometer dari titik awal kejadian. Namun derasnya arus sungai menjadi kendala utama dalam proses evakuasi.
“Kendala utama dalam proses pencarian adalah debit air sungai yang cukup besar disertai arus yang deras,” ungkap Oeng.
Karena kondisi yang tidak memungkinkan, pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari untuk dilakukan evaluasi sebelum dilanjutkan kembali pada pagi hari.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun petugas, kamar mandi dan dapur rumah korban yang dibangun di atas aliran sungai ambrol secara mendadak, sehingga diduga menyeret korban masuk ke sungai.





