Menurut Dian, pembahasan terkait proyek tol itu sebelumnya telah dilakukan dalam rapat khusus di Bandung.
Ia menyebut, pembangunan fisik diperkirakan mulai berjalan dalam rentang 2028 hingga 2030.
Rencana trase jalan tol tersebut, lanjutnya, akan melintasi wilayah barat Kuningan.
Jalur itu diproyeksikan dimulai dari kawasan Ciperna dan tersambung ke sejumlah daerah lain seperti Tasikmalaya, Ciamis, hingga Banjar.
Ia menjelaskan, pembahasan trase sudah cukup matang di tingkat provinsi. Berdasarkan rancangan yang ada, jalur tol akan membelah bagian barat wilayah Kuningan. Pemerintah daerah menyambut positif rencana tersebut.





