“Tindakan dan ucapan personel seperti terlihat dalam footage tersebut dinilai proporsional dan merupakan bagian dari prosedur pengamanan kepala negara,” tegasnya.
Menurut Kolonel Mulyo, pengamanan Presiden memiliki prioritas utama pada keselamatan VVIP, termasuk pengaturan jarak dan sterilisasi jalur yang akan dilalui Presiden Prabowo. Hal tersebut berlaku tanpa melihat status individu di sekitar lokasi, baik masyarakat umum maupun jurnalis.
Ia juga menyampaikan bahwa Paspampres menghargai perhatian publik terhadap kejadian tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas.
“Paspampres menegaskan komitmen untuk terus menjalankan tugas pengamanan kepala negara secara profesional, sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku, dengan tetap mempertimbangkan dinamika di lapangan selama kunjungan kenegaraan,” pungkas Kolonel Mulyo.
Klarifikasi ini sekaligus meluruskan narasi yang berkembang di ruang publik, bahwa tindakan personel Paspampres bukanlah upaya membungkam pers, melainkan bagian dari pengamanan standar yang melekat pada setiap agenda Presiden RI, baik di dalam maupun luar negeri. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





