Selain sebagai pembentuk aturan, Erwan menegaskan negara memiliki peran moral menjaga martabat manusia. Konsep kerja layak menurutnya tidak hanya soal upah, tetapi juga menyangkut keselamatan, kompetensi, perlindungan sosial, hingga kepastian hukum.
Ia memaparkan bahwa Jawa Barat terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan melalui perluasan BLK komunitas, peningkatan pendidikan vokasi, dan penguatan dialog tripartit.
“Kami percaya, pembangunan ekonomi hanya akan berkelanjutan jika hubungan industrialnya sehat dan berkeadilan,” kata Erwan.
Dalam kesempatan itu, Erwan juga menekankan pentingnya call for papers sebagai ruang lahirnya gagasan baru berbasis riset yang dapat memperkuat kebijakan pemerintah. Pemda Jabar disebut sangat terbuka untuk mengadopsi hasil kajian akademik tersebut.
Ia berharap konferensi ini mampu menghasilkan ide progresif yang menjawab dinamika pasar kerja, memperkuat hubungan industrial yang adil, serta memberi rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan baik oleh pemerintah daerah maupun pusat.





