“Kami akan membayarkannya tahun depan, saya ucapkan terima kasih mohon maaf atas kekurangan kami,” ujar Dedi Mulyadi meminta maaf kepada warga terdampak.
Aksi demo warga Cipinang dipicu oleh ketidakjelasan pencairan kompensasi penutupan tambang.
“Kami menuntut agar dana kompensasi itu segera dicairkan. Warga sudah tidak bekerja sejak usaha tambang ditutup oleh pemerintah,” ujar Desol, salah seorang warga yang terdampak.
Warga merasa tidak terakomodir dalam pendataan penerima kompensasi yang dilakukan Pemprov Jabar. Diperkirakan sekitar 500 orang di Desa Cipinang masih menanti pencairan dana kompensasi tersebut.
Penutupan tambang di wilayah Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Tenjo Kabupaten Bogor dan sekitarnya dilakukan Dedi Mulyadi pada September 2025. Kebijakan ini berdampak pada ribuan warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan.





