JABARNEWS | CIAMIS – Kondisi infrastruktur jalan rusak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali memicu keprihatinan. Potret ironi kali ini muncul di Desa Sindanghayu, Kecamatan Banjarsari, ketika warga bersama pihak pesantren memilih turun tangan memperbaiki jalan secara swadaya lantaran tak kunjung mendapat sentuhan perbaikan dari pemerintah.
Akses jalan menuju Pondok Pesantren Miftahul Inayah di wilayah RT 17 dan RT 18 Desa Sindanghayu yang rusak parah selama hampir setahun terakhir mulai diperbaiki melalui pengecoran rabat beton sepanjang sekitar 300 meter. Pekerjaan tersebut dimulai pada Minggu (4/1/2026) dengan melibatkan santri dan masyarakat setempat.
Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Inayah, KH Yayan Ahmad Jalaluddin, S.Ag, mengatakan perbaikan jalan dilakukan karena pihaknya tidak ingin terus menunggu kepastian bantuan dari pemerintah, sementara aktivitas pendidikan dan ekonomi masyarakat harus tetap berjalan.
“Kalau hanya menunggu bantuan dari pemerintah, kami khawatir jalan ini tidak segera diperbaiki. Sedangkan aktivitas pesantren dan ekonomi masyarakat harus tetap berjalan setiap hari,” ujar KH Yayan dilansir JabarNews.com dari Harapan Rakyat, Selasa (7/1/2026).
Pantauan di lapangan, semangat kebersamaan terlihat sejak pagi hari. Ratusan orang yang terdiri dari santri, warga, serta berbagai organisasi pendukung bergiliran bahu-membahu meratakan material beton di sepanjang jalan tersebut.





