Dana pembangunan jalan dihimpun dari berbagai elemen, di antaranya Himpunan Alumni Pesantren Miftahul Inayah (HAMIFI), Ikatan Qomunitas Jamaah Hikam (IQOMAH), Garda, Keakhwatan, serta para simpatisan dan donatur lainnya.
“Ini bukan sekadar membangun jalan fisik, tetapi juga membangun kepedulian dan kebersamaan. Jalan ini akses utama, baik untuk pendidikan santri maupun mobilitas warga,” tambah KH Yayan yang juga tokoh masyarakat Banjarsari.
Selama ini, kondisi jalan yang berlubang dan licin saat musim hujan kerap membahayakan pengguna jalan. Warga berharap, dengan selesainya pembangunan rabat beton hasil swadaya tersebut, aktivitas ibadah, pendidikan, dan perekonomian masyarakat Desa Sindanghayu dapat kembali berjalan lancar tanpa rasa was-was. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





