Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga menyoroti persoalan struktur birokrasi yang dinilai masih terlalu didominasi oleh jabatan struktural dibandingkan tenaga teknis.
“Problem dari kita ini lebih banyak jabatan struktural, lebih banyak fungsi-fungsi yang menyuruh dibanding yang mengerjakan,” katanya.
Ia menegaskan, ke depan pemerintah daerah akan memperkuat sumber daya manusia pada sektor teknis yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik.
Selain itu, Dedi juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pegawai, sekaligus mengungkap sejumlah agenda penting yang tengah dijalankan pemerintah daerah, mulai dari penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) hingga proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





