Komisi II DPRD Jabar menilai persoalan listrik bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan faktor penentu keberlanjutan konservasi. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, upaya pelestarian bisa terhambat, bahkan berisiko stagnan.
“Kami akan terus mendorong tindak lanjut dari hasil pertemuan hari ini. Infrastruktur penunjang seperti listrik yang stabil adalah kebutuhan mendesak. Kami ingin memastikan pusat konservasi ini memiliki fasilitas yang layak agar fungsi edukasi dan pelestarian biota laut kita tetap berjalan berkelanjutan,” tegas Lina.
Kunjungan tersebut juga diakhiri dengan dialog bersama Kelompok Konservasi Penyu setempat. Aspirasi masyarakat pesisir menekankan pentingnya dukungan anggaran dan infrastruktur agar pelestarian tidak hanya bertumpu pada semangat relawan, tetapi juga ditopang kebijakan dan fasilitas yang memadai.
Dengan status Pangumbahan sebagai salah satu pusat konservasi penyu hijau paling strategis di Jawa Barat, sorotan terhadap infrastruktur listrik ini membuka babak baru: bahwa perlindungan satwa langka tak cukup dengan komitmen, tetapi membutuhkan keberpihakan nyata dalam kebijakan anggaran dan pembangunan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





