Menurutnya, kualitas produk legislasi sangat ditentukan oleh kedalaman analisis dan relevansi dengan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, pendekatan kolaboratif lintas lembaga menjadi kunci dalam menghasilkan regulasi yang tidak hanya kuat secara hukum, tetapi juga efektif diimplementasikan.
“Harapannya, regulasi yang disusun mampu menjawab persoalan riil masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola lingkungan yang berkelanjutan di Jawa Barat,” tutupnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





