“Sebagai langkah awal, kami sumbang untuk dana pemberantasan hama eceng gondok ke pa kuwu,” katanya.
Selain penanganan embung, Ono juga menerima aspirasi warga terkait kebutuhan program ekonomi berbasis masyarakat. Salah satu usulan yang muncul adalah pengembangan usaha peternakan ayam petelur sebagai sumber pendapatan alternatif bagi warga desa.
Menurutnya, program seperti itu berpotensi memperkuat ekonomi masyarakat secara langsung, terutama jika dikelola secara kolektif oleh kelompok warga. Meski saat ini program pemerintah masih berfokus pada peternakan sapi melalui kelompok tani, ia memastikan aspirasi tersebut akan diperjuangkan.
“Kami akan usulkan mengingat saat ini programnya masih berfokus pada ternak sapi. Tentu akan kami dorong untuk usulan ayam petelur tersebut kepada pihak terkait,” ujar Ono.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk memastikan embung di Telukagung dapat difungsikan secara optimal dan tidak lagi menimbulkan dampak banjir bagi masyarakat.





