Tia juga menekankan agar pertemuan dilakukan di kantor DPRD, bukan di rumah dinas gubernur. “Ini rumah rakyat. Di sinilah tempat kita disumpah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya, disambut tepuk tangan hadirin.
Sebelumnya, Fraksi PDI Perjuangan melakukan aksi walk out dari rapat paripurna sebagai bentuk protes atas pernyataan KDM yang disampaikan dalam kegiatan Musrenbang di Kabupaten Cirebon. Dalam pernyataannya, KDM menyebut bahwa rapat dengan DPRD tak lagi perlu dilakukan karena hanya memperlambat proses pengambilan keputusan.
Pernyataan tersebut dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap lembaga legislatif dan menimbulkan ketegangan antara eksekutif dan DPRD. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





