DPRD Jabar

Gaji Gubernur Jabar Tembus Rp32 Miliar, Anggaran DPRD Tak Masuk Efisiensi APBD

×

Gaji Gubernur Jabar Tembus Rp32 Miliar, Anggaran DPRD Tak Masuk Efisiensi APBD

Sebarkan artikel ini
Ono Surono
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Ono Surono menjelaskan bahwa anggaran untuk gaji, tunjangan, dan fasilitas pejabat negara tidak termasuk dalam belanja yang dapat dilakukan efisiensi. Hal ini merujuk pada ketentuan dari pemerintah pusat, termasuk Surat Edaran Mendagri dan Instruksi Presiden.

Baca Juga:  Mamat Rachmat Sebarluaskan Perda Kesehatan, Dorong Kualitas Pelayanan

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas sorotan publik terkait tidak adanya pemangkasan anggaran fasilitas untuk anggota DPRD dalam APBD Jabar 2025, meskipun sejumlah pos belanja lainnya mengalami penyesuaian.

“Gaji dan tunjangan bagi pejabat negara, kepala daerah, ASN, serta pejabat daerah memang tidak termasuk dalam kategori belanja yang bisa diefisienkan,” ujar Ono, Rabu (21/5/2025).

Baca Juga:  DPRD Jabar Percepat Bahas Pemekaran Cirebon Timur, Skor Administratif Masih 351 Poin

Menurutnya, satu-satunya pemangkasan yang terjadi adalah pada anggaran pakaian dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah. Sebagai contoh, anggaran pakaian dinas Gubernur Jabar mengalami pengurangan sekitar Rp150 juta karena gubernur memilih tidak menggunakan seragam dinas seperti PDH, PDL, dan PSL.

Baca Juga:  Semakin Mesra! Dedi Mulyadi-Ono Surono Sepakat Kolaborasi Kawal Jabar Istimewa

“Gubernur memilih untuk tidak menggunakan pakaian dinas, sehingga anggaran tersebut bisa dialihkan,” katanya.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23