DPRD Jabar

Kekurangan Guru SMA-LB Dinilai Kritis, DPRD Jabar Minta Pemetaan Ulang Jelang 2027

×

Kekurangan Guru SMA-LB Dinilai Kritis, DPRD Jabar Minta Pemetaan Ulang Jelang 2027

Sebarkan artikel ini
DPRD Jabar
Kunjungan kerja Komisi V DPRD Jawa Barat ke Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III di Kabupaten Bekasi, Senin (22/12/2025). (Foto: Istimewa).

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa Jawa Barat tengah bersiap memasuki fase perubahan kebijakan pendidikan pada 2027, dari fokus perluasan akses menuju peningkatan kualitas. Dalam konteks itu, kompetensi guru menjadi pilar utama. Namun, peningkatan kompetensi dinilai tidak akan efektif tanpa didukung data ketersediaan dan distribusi guru yang akurat dan terintegrasi.

Baca Juga:  DPRD Jabar Sebut Pemerataan Sekolah Kunci Solusi Permasalahan PPDB

Komisi V DPRD Jawa Barat mendorong dilakukan pemetaan menyeluruh terkait jumlah, sebaran, dan kompetensi guru hingga proyeksi 2027. Pemetaan tersebut mencakup data guru produktif dan tidak produktif, serta dampak pensiun alamiah setiap tahun. Perhatian khusus juga diarahkan pada pendidikan SLB yang dinilai membutuhkan kebijakan berbeda, baik dari sisi ketersediaan guru, peningkatan kompetensi, maupun pengembangan unit sekolah baru.

Baca Juga:  Bey Machmudin Targetkan Pendapatan Daerah Jabar pada 2024 Sebesar Rp35,88 Triliun

“Kami ingin memperoleh gambaran lapangan yang utuh dan berbasis data, agar kebijakan yang dirumuskan ke depan benar-benar menjawab kebutuhan pendidikan di Jawa Barat,” kata Yomanius.

Baca Juga:  Bey Machmudin Tanda Tangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023

Komisi V berharap hasil kunjungan kerja ini dapat menjadi dasar penyusunan rekomendasi strategis kepada pemerintah daerah guna memastikan keberlanjutan dan peningkatan mutu pendidikan di Jawa Barat dalam jangka menengah. (Red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2