DPRD Jabar

Tiga Fraksi DPRD Jabar Kritik APBD 2026 Rp28,78 Triliun: Belanja Tak Efisien hingga Ketimpangan Daerah

×

Tiga Fraksi DPRD Jabar Kritik APBD 2026 Rp28,78 Triliun: Belanja Tak Efisien hingga Ketimpangan Daerah

Sebarkan artikel ini
DPRD Jabar
Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat. (Foto: Rian/JabarNews).

“Pertumbuhan ekonomi tidak boleh menutupi fakta bahwa penciptaan lapangan kerja melemah,” tegasnya.

Fraksi PKB memberikan sorotan terkait ketimpangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Jawa Barat. Anggota Fraksi PKB, Lilah Sahrul Mubarok, menyebut APBD 2026 harus menjadi momentum untuk mengembalikan semangat keadilan pembangunan.

Baca Juga:  DPRD Jabar Dorong Pencabutan Moratorium Pemekaran Kabupaten Subang Utara

“Koridor industri di utara tumbuh pesat, tapi wilayah selatan masih tertinggal dalam infrastruktur, pendidikan, dan akses ekonomi rakyat,” kata Lilah.

Baca Juga:  DPRD Jabar Bahas Solusi Penahanan Ijazah di Sekolah Swasta, Ini Usulan FKSS dan FKKSMKS

PKB menilai tantangan terbesar Jabar bukan hanya soal fiskal, tetapi ketimpangan struktural yang terus melebar.

“Keadilan bukan soal siapa yang mendapat dan siapa yang tertinggal, melainkan bagaimana semua daerah tumbuh bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Komisi V DPRD Jabar Desak Pemdaprov Segera Selesaikan MoU Penyerahan Ijazah
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3