“Kami akan terus berkoordinasi dengan BBWS terkait saluran RIM yang belum selesai untuk turut serta mencarikan solusi agar hal ini tidak merugikan masyarakat,” katanya.
Ono juga mengungkap adanya persoalan lama yang belum terselesaikan, yakni ganti rugi pelebaran jalan nasional di wilayah Kecamatan Lohbener yang tertunda sejak 2007. Menurutnya, persoalan tersebut harus segera diselesaikan karena berdampak langsung pada hak masyarakat.
“Ternyata ganti rugi akibat pelebaran jalan nasional sepanjang Kecamatan Lohbener ini belum selesai. Tentu akan kita perjuangkan dengan pihak terkait untuk mencari solusi yang terbaik,” kata dia.
Ia menegaskan akan mendorong koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan instansi terkait agar permasalahan infrastruktur yang menjadi aspirasi masyarakat dapat segera ditangani dan memberikan manfaat nyata bagi warga. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





