DPRD Jabar

Sarimukti Nyaris Kolaps, DPRD Jabar Ingatkan Ancaman Darurat Sampah di Bandung Raya

×

Sarimukti Nyaris Kolaps, DPRD Jabar Ingatkan Ancaman Darurat Sampah di Bandung Raya

Sebarkan artikel ini
Sarimukti
Truk pengangkut sampah. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Krisis sampah mengintai Bandung Raya. Daya tampung TPPAS Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat disebut tinggal menghitung waktu, sementara fasilitas pengganti belum siap beroperasi.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Tedy Rusmawan, mengungkapkan zona terakhir pembuangan di Sarimukti, yakni Zona V, saat ini telah melampaui kapasitas idealnya. Kondisi tersebut dinilai tidak memungkinkan tempat pemrosesan akhir itu bertahan hingga dua atau tiga tahun ke depan.

Baca Juga:  Fraksi PDI Perjuangan Walk Out: Boikot APBD Perubahan Jabar 2025 Usai Anggaran Pesantren Dihapus

“Berdasarkan pemantauan dan laporan yang kami terima hari ini, areanya sudah nyaris penuh serta diperkirakan hanya mampu menerima kiriman kurang lebih satu tahun lagi,” ujar Tedy, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga:  Belum Penuhi Target, DPRD Jabar Dorong Peningkatan Realisasi Program Jabar Caang

Sarimukti selama ini menjadi tumpuan pengolahan sampah dari sejumlah daerah di Bandung Raya. Jika kapasitasnya habis sebelum solusi permanen tersedia, potensi darurat sampah dinilai terbuka lebar.

Baca Juga:  Perda Wirausaha Daerah Jadi Katalis, Taufik Hidayat Dorong Usahawan Muda Bangkit di Jabar

Masalahnya, fasilitas pengganti, yakni TPPAS Legok Nangka, baru ditargetkan rampung pada 2029. Artinya terdapat jeda waktu sekitar tiga hingga empat tahun yang harus diantisipasi agar tidak terjadi penumpukan sampah besar-besaran di wilayah perkotaan Jawa Barat.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2