Jurnal Desa

Berstatus WBTB Indonesia, Kesenian Domyak Purwakarta Malah Terancam Punah

×

Berstatus WBTB Indonesia, Kesenian Domyak Purwakarta Malah Terancam Punah

Sebarkan artikel ini
Para seniman Domyak tampil memainkan kendang dan gong saat pementasan seni tradisional di Purwakarta.
Penampilan kesenian tradisional Domyak Purwakarta yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia (Foto: Dok. Yosi Agustiawan)

* Musik Pengiring:

Musik Domyak menggunakan alat-alat tradisional seperti gendang, gong, saron, bonang, dan terompet. Irama yang dimainkan penuh semangat dan dinamis, menciptakan nuansa sakral sekaligus meriah.

* Tarian:

Gerakan tari dalam Domyak dimainkan oleh pria dan wanita dengan kostum berwarna-warni. Gerakannya ekspresif, enerjik, bahkan sering diselipi unsur humor dan improvisasi, menciptakan keterlibatan dengan penonton.

Baca Juga:  DPRD Jabar: Desa-Desa di Cianjur Potensial Jadi Objek Wisata

* Teater/Drama:

Unsur teater Domyak menyajikan cerita rakyat, legenda, atau kisah-kisah bernuansa moral. Dialog-dialognya kerap disampaikan secara humoris, menjadikan pertunjukan ringan namun bermakna.

Baca Juga:  Duh! Rumah Guru Ngaji di Desa Neglasari Ciamis Hangus Terbagai, Ini Penyebabnya

* Pesan dan Fungsi:

Domyak tak sekadar hiburan; ia membawa nilai-nilai sosial, kritik budaya, serta pelestarian cerita rakyat. Ia menjadi media komunikasi masyarakat untuk menyampaikan harapan, protes, dan pelajaran hidup.

Baca Juga:  Setuju PAD Naik 4,4 Persen Tahun Ini, Benni Irwan Apresiasi DPRD Purwakarta

* Kostum dan Tata Rias:

Para pemain mengenakan kostum yang mencolok dengan warna-warna cerah. Terkadang dilengkapi dengan rias wajah atau topeng khas untuk memperkuat karakter dalam pertunjukan.

Pages ( 6 of 7 ): 1 ... 45 6 7