Pembangunan proyek listrik desa mandiri ini berlangsung pada 26–27 Januari 2026. Adri Senen bersama Munir Fasihu, Marion Grace, dan Bayu Aji, merancang sistem mikro hidro yang sesuai dengan topografi perbukitan setempat agar pasokan listrik tetap stabil sepanjang tahun.
Konsep irigasi jadi listrik ini mengedepankan aspek keberlanjutan dengan menggunakan material lokal agar mudah dirawat oleh warga.
Saat ini, aliran listrik tersebut sudah digunakan untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) serta menyuplai kebutuhan energi di 10 rumah tangga.
“Target kami, listrik bisa tersedia 24 jam untuk sekitar 10 rumah tangga dan PJU,” kata Adri.
Demi menjaga keberlangsungan sistem, ITPLN juga melatih warga setempat untuk menjadi teknisi. Mereka dibekali kemampuan teknis untuk mengoperasikan serta merawat komponen PLTMH secara mandiri.





