Jurnal Warga

Bendera One Piece Memberi Pesan Bukan Ancaman

×

Bendera One Piece Memberi Pesan Bukan Ancaman

Sebarkan artikel ini
Fenomena bendera one poece jelang perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-80
Fenomena bendera one poece jelang perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. (foto: istimewa)

Kedua, harus mempelajari dan mengamalkan agama Islam. Kemaksiatan berawal dari lemah dan rusaknya iman. Setiap manusia memiliki segudang potensi sebagai agen perubahan. Tentu untuk merealisasikan membutuhkan iman yang kokoh.

Ketiga, belajar langkah nyata untuk mencari dan mendapatkan solusi atas setiap masalah. Hakikat kehidupan adalah ujian, tentu untuk melewati setiap ujian harus belajar dan memiliki solusi yang tepat agar selamat.

Baca Juga:  Dampak Kekosongan Posisi Wakil Wali Kota Bandung Terhadap Kebijakan

Imam Taqiyuddin An-Nhabani mengatakan di Kitab Nidzomul Islam bahwa kebangkitan umat dimulai dari kebangkitan berpikir. Remaja wajib belajar, jika berhadapan dengan ujian mampu menyelesaikan bukan bersembunyi.

Baca Juga:  Penegak Hukum, kok Terjerat Hukum?

Artinya, di momen kemerdekaan ini, kontribusi nyata seorang pelajar adalah belajar. Jadi, misalkan mengibarkan bendera Jolly Roger karena paham maksudnya bukan sekedar ikutin tren agar viral.

Baca Juga:  Profesi Pers dan KPK, Ujung Tombak Pemberantasan Kejahatan Korupsi

Salah satunya belajar bahwa ternyata Islam memiliki bendera yang menyatukan umat. Al Liwa adalah bendera Rasulullah yang berwarna putih dengan tulisan tauhid berwarna hitam.

Pages ( 6 of 7 ): 1 ... 45 6 7