Namun, keberlanjutan dan konsistensi implementasi menjadi kunci agar program ini benar-benar berdampak luas. Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat, perlu bersinergi memastikan guru mendapatkan penghargaan yang layak serta dukungan yang memadai.
Kesejahteraan guru honorer bukan sekadar isu kesejahteraan ekonomi, melainkan fondasi utama dalam menutup kesenjangan mutu pendidikan nasional.
Dengan dukungan yang kuat, guru honorer dapat bekerja dengan fokus, profesional, dan penuh dedikasi. Pada akhirnya, peningkatan kualitas pendidikan akan berdampak pada pembangunan manusia Indonesia yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
Negara tidak boleh hanya menuntut pengabdian tanpa perlindungan; demikian pula guru tidak hanya berhak atas kesejahteraan, tetapi juga harus berkomitmen bekerja secara profesional dan loyal.
Investasi pada guru adalah investasi pada masa depan bangsa. Dengan semangat positif dan kerja nyata, pendidikan berkualitas untuk semua anak Indonesia bukan lagi mimpi, melainkan harapan yang semakin dekat untuk diwujudkan. (*)
Oleh: Marzuki Yudi
*) Pemerhati Pendidikan asal Jakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





