Jurnal Warga

Lingkungan Sekolah Tak Nyaman, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

×

Lingkungan Sekolah Tak Nyaman, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi ketika lingkungan pendidikan atau sekolah sudah tidak nyaman (Foto: Freepik)
Ilustrasi ketika lingkungan pendidikan atau sekolah sudah tidak nyaman (Foto: Freepik)

2. Komite Sekolah

Berperan sebagai jembatan antara sekolah dan masyarakat, membantu mengelola aspirasi serta mencegah tekanan yang dapat mengganggu proses belajar-mengajar.

3. Aparat Penegak Hukum

Jika tekanan berbentuk ancaman atau tindakan melanggar hukum, sekolah harus mendapat perhatian dan perlindungan yang memadai.

4. Media dan Masyarakat

Memberikan dukungan moral dan membangun opini publik yang sehat agar sekolah tetap menjadi tempat yang aman untuk belajar.

Baca Juga:  Peranan Digipay dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan Pemberdayaan UMKM

Apabila tekanan oknum-oknum tersebut tidak terkendali dan pihak pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya acuh tak acuh, sekolah akan kehilangan independensinya dan terjebak oleh pengaruh kepentingan di luar pendidikan.

Baca Juga:  Kadisdik Bandung Barat Putuskan Mulai Pekan Depan Bakal Gelar PTM 100 Persen

Sekolah tidak boleh dibiarkan menangani masalah ini sendirian. Harus ada sinergi antara pemerintah, dinas pendidikan, aparat hukum, media yang kredibel, komite sekolah, dan masyarakat untuk memastikan lingkungan pendidikan tetap kondusif.

Jika dibiarkan, tekanan dari oknum-oknum ini dapat merusak sistem pendidikan dan menghambat proses belajar-mengajar. Dunia pendidikan akan menjadi rentan akibat intervensi tidak bertanggung jawab dari luar, yang pada akhirnya merusak tatanan pendidikan itu sendiri dan mengganggu proses pencerdasan generasi bangsa.(*)

Baca Juga:  Isi MPLS, Polisi di Purwakarta Ajak Pelajar Tidak Terlibat Geng Motor

Oleh: Cecep Hendrik, S. Pd., M. Pd.

*) Praktisi Pendidikan/Dosen STKIP Purwakarta

Pages ( 4 of 4 ): 123 4