Jurnal Warga

Pilar Masa Depan Pendidikan Bangsa Terdapat Pada Guru

×

Pilar Masa Depan Pendidikan Bangsa Terdapat Pada Guru

Sebarkan artikel ini
Para siswa SD saat jam belajar.
Para siswa SD saat jam belajar. (foto: dok kemendikdasmen)

Dalam perspektif teori motivasi Herzberg (1966), faktor-faktor seperti pengakuan, kesejahteraan, dan keamanan kerja adalah motivator utama yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja.

Dengan status yang tidak pasti dan kesejahteraan yang minim, guru honorer sulit meraih motivasi intrinsik yang optimal untuk menjalankan tugas profesional secara maksimal.

Baca Juga:  Sepanjang 2023, Ada Puluhan Ribu Warga Karawang Datangi Kecamatan, Ada Apa?

Penelitian terkini oleh Pranata dan Widodo (2023) mengungkapkan bahwa ketidakpastian status kerja dan rendahnya perlindungan sosial berdampak signifikan pada tingkat stres dan demotivasi guru honorer, yang berimplikasi langsung pada kualitas pengajaran di kelas.

Demikian pula, studi oleh Nurhadi et al. (2024) menegaskan bahwa peningkatan perlindungan hukum dan kesejahteraan bagi guru non-ASN secara signifikan memperbaiki kinerja dan kepuasan kerja mereka.

Baca Juga:  Kepala Sekolah dan Guru di Cianjur Dilarang Keras Terlibat Politik Praktis

Fenomena ini harus menjadi peringatan bagi pembuat kebijakan bahwa membiarkan guru honorer berada dalam posisi terpinggirkan sama dengan mengabaikan pondasi utama pendidikan nasional.

Ketidakadilan struktural dalam sistem kepegawaian pendidikan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena pada akhirnya justru merugikan masa depan generasi penerus bangsa.

Baca Juga:  Daddy Rohanady: Infrastruktur dan Pendidikan, Kunci Strategis untuk Masa Depan Jawa Barat

Oleh sebab itu, pengakuan formal terhadap status guru honorer, penguatan sistem pengupahan yang layak, dan akses jaminan sosial harus segera menjadi prioritas nasional agar mereka bisa bekerja dengan aman, nyaman, dan profesional.

Pages ( 4 of 11 ): 123 4 56 ... 11