Jurnal Warga

Politik Kambing Hitam di Pilkada Subang 2024

×

Politik Kambing Hitam di Pilkada Subang 2024

Sebarkan artikel ini
Pilkada Serentak 2024
Pilkada Serentak 2024. (foto: istimewa)
Pilkada Serentak 2024
Pilkada Serentak 2024. (foto: istimewa)

Kebiasaan menuding orang lain tidak hanya menunjukkan kurangnya sikap kesatria, tetapi juga mengurangi kemampuan untuk memahami akar permasalahan.

Biasanya, orang-orang yang mudah terjebak dalam sikap seperti ini adalah mereka yang frustrasi, lemah dalam mengevaluasi diri, dan akhirnya mencari pelarian dengan menjadikan pihak lain sebagai kambing hitam berdasarkan prasangka dan agresi mereka.

Baca Juga:  Bisnis Praktis Guna Meningkatkan Produktivitas Masyarakat Selama Pandemi di Daerah Limo Depok

Apa yang terjadi belakangan ini mengarah pada praktik teori politik kambing hitam, sebagaimana dijelaskan oleh René Girard dalam teori yang dirangkum oleh Sinhunata (2006).

Baca Juga:  Sosok Firli Bahuri di Mata Para Sahabat

Fenomena ini terlihat jelas dalam kontestasi Pilkada Subang 2024. Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang menetapkan hasil rekapitulasi suara, menjadi jelas siapa yang menang dan siapa yang kalah. Namun, hasil tersebut memicu guncangan politik yang signifikan.

Baca Juga:  Predator Anak Marak, Bagaimana Solusinya?
Pages ( 2 of 5 ): 1 2 345