Jurnal Warga

Rajab: Momen Perjuangan Merebut Kemenangan

×

Rajab: Momen Perjuangan Merebut Kemenangan

Sebarkan artikel ini
Rajab
Bulan Rajab menjadi momen untuk meraih kemenangan. (foto: ilustrasi)

Status sebagai umat terbaik itu tidak bisa dilepaskan dengan risalah yang didatangkan kepada umat Islam, yaitu risalah Islam.

Ibnu Katsir menyatakan, “Ketika umat ini dijadikan sebagai ummat[an] wasath[an], Allah mengkhususkan mereka dengan syariah paling sempurna, manhaj paling lurus, dan mazhab paling jelas.”

Baca Juga:  Saat Sujono Memilih Menolong, Bukan Meninggalkan

Nampak kontras bukan? Penafsiran satu ayat saja jauh api dari panggang, apalagi seluruh ayat dalam Al-Qur’an. Semua itu merujuk pada akar masalah yaitu memposisikan agama Islam sebagai prasmanan dan mengadopsi pemikiran kapitalisme, sekularisme, matrealisme, dan isme-isme jajarannya, yang jauh dari syariat Islam.

Baca Juga:  #KaburAjaDulu, Solusi Idealis atau Pragmatis?

Padahal, ajaran agama Islam bukan hanya mengatur perkara ibadah ritual saja: sholat, zakat, puasa, dll. Namun, menyangkut seluruh aturan aktivitas kehidupan alam semesta seisi-Nya.

Baca Juga:  Rekrutmen Penyelenggara Ad Hoc, Perspektif  “Ekspektasi  Masyarakat” Terhadap Pemilu 2024

Ada beberapa syariat yang membutuhkan sebuah pemeritahan resmi (negara) untuk bisa diterapkan sebagaimana mestinya, hukum qisas, hukum rajam, mencambuk peminum khamar, menyalib pelaku hirabah, dan sebagainya.

Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4