Jurnal Warga

Rajab: Momen Perjuangan Merebut Kemenangan

×

Rajab: Momen Perjuangan Merebut Kemenangan

Sebarkan artikel ini
Rajab
Bulan Rajab menjadi momen untuk meraih kemenangan. (foto: ilustrasi)

Status sebagai umat terbaik itu tidak bisa dilepaskan dengan risalah yang didatangkan kepada umat Islam, yaitu risalah Islam.

Ibnu Katsir menyatakan, “Ketika umat ini dijadikan sebagai ummat[an] wasath[an], Allah mengkhususkan mereka dengan syariah paling sempurna, manhaj paling lurus, dan mazhab paling jelas.”

Baca Juga:  Sosok Muhammad Zeinny, Salah Satu Dekan Termuda di Indonesia Asal Karawang

Nampak kontras bukan? Penafsiran satu ayat saja jauh api dari panggang, apalagi seluruh ayat dalam Al-Qur’an. Semua itu merujuk pada akar masalah yaitu memposisikan agama Islam sebagai prasmanan dan mengadopsi pemikiran kapitalisme, sekularisme, matrealisme, dan isme-isme jajarannya, yang jauh dari syariat Islam.

Baca Juga:  Efektifkah Retret Kepala Daerah di Tengah Efisiensi?

Padahal, ajaran agama Islam bukan hanya mengatur perkara ibadah ritual saja: sholat, zakat, puasa, dll. Namun, menyangkut seluruh aturan aktivitas kehidupan alam semesta seisi-Nya.

Baca Juga:  Menghidupkan Kemanusiaan dan Toleransi Ala Buya Syafii

Ada beberapa syariat yang membutuhkan sebuah pemeritahan resmi (negara) untuk bisa diterapkan sebagaimana mestinya, hukum qisas, hukum rajam, mencambuk peminum khamar, menyalib pelaku hirabah, dan sebagainya.

Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4