Ia juga menyoroti penyebutan lembaga itu yang kerap disalahpahami publik sebagai “Dewan Perdamaian Gaza”, padahal tidak ada kata Gaza dalam nama resmi Board of Peace.
“BoP hanyalah cara Trump dan Netanyahu mengamankan hasil genosida dan melanggengkan kolonialisme di Palestina,” tegasnya.
FPN juga menyinggung pernyataan Donald Trump yang berulang kali menyebut Gaza sebagai proyek properti dan wilayah potensial untuk pengembangan ekonomi, bukan sebagai wilayah dengan hak kedaulatan rakyat Palestina.
Sementara itu, Ketua Dewan Pakar FPN Dr. Dina Sulaeman menyoroti proses pembentukan BoP yang dinilainya sarat manipulasi. Ia mengingatkan bahwa Trump sebelumnya mengajukan proposal gencatan senjata yang tidak memberikan sanksi kepada Israel dan justru menuntut pelucutan senjata pejuang Palestina.
“Pada November 2025, Dewan Keamanan PBB mengesahkan Resolusi 2803 tentang Dewan Perdamaian Gaza. Namun Trump justru membentuk versi dewan sendiri di luar PBB dan di luar mandat rakyat Palestina,” kata Dina.





