Sebelumnya, Jokowi menyatakan dukungannya agar aturan lembaga antirasuah tersebut direvisi kembali ke versi sebelumnya.
Hal itu disampaikan Jokowi merespons kuatnya dorongan publik untuk menguatkan lagi fungsi penindakan korupsi.
“Ya, saya setuju,” tegas Jokowi usai menonton pertandingan Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Kota Solo, Jumat (13/2/2026) sore.
Jokowi berdalih bahwa perubahan aturan pada 2019 yang dianggap melemahkan lembaga antirasuah tersebut merupakan inisiatif DPR.
Ia pun mengeklaim sejatinya tidak menandatangani UU Nomor 19 Tahun 2019 tersebut setelah disahkan dalam rapat paripurna.





