Meski sudah tersedia di gudang, Dadan menegaskan bahwa unit-unit motor tersebut belum diserahkan kepada personel di lapangan. Saat ini, pemerintah masih menyelesaikan prosedur administrasi yang bersifat wajib.
”Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN (Barang Milik Negara) sebelum didistribusikan,” tambahnya.
Bantah Isu 70.000 Unit
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @bantenraya, perekam menyebutkan bahwa jumlah motor tersebut mencapai 70.000 unit hanya untuk wilayah Jawa Barat. Namun, Dadan langsung menepis kabar tersebut.
Ia mengklarifikasi bahwa total pesanan untuk tahun 2025 adalah 25.000 unit, dengan realisasi saat ini baru mencapai 21.801 unit motor listrik. Proses pengadaan sendiri telah dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025.





