“Saya tidak senang dengannya (wasit), tentu saja kami akan mengirim surat (protes). Saya tidak bisa bicara banyak tentang wasit, itu saja. Jika saya sampaikan lebih jauh, nanti potong gaji (denda),” ujar Bojan dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh demi menghindari denda atau sanksi, namun menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja perangkat pertandingan sangat diperlukan.
Kekecewaan juga diungkapkan oleh bek kiri Persib, Alfeandra Dewangga. Menurutnya, hasil imbang ini di luar target tim yang mengincar kemenangan untuk merebut posisi Borneo FC di puncak klasemen sementara Super League 2025/26.
“Pasti kurang bahagia karena kami seharusnya menang, tetapi hasil akhir harus berbagi satu poin. Ini tidak bagus untuk tim, tapi kami akan segera bangkit,” kata Dewangga.
Dewa pun mengajak rekan-rekannya untuk segera mengalihkan fokus ke laga krusial berikutnya. Persib dijadwalkan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari 2026.





