“Jika situasinya tetap 11 lawan 11, peluang kami tentu lebih besar,” katanya.
Pelatih asal Kroasia itu juga mengakui, kegagalan tidak semata ditentukan pada leg kedua. Menurutnya, kekalahan telak di pertemuan pertama menjadi faktor krusial yang membuat posisi Persib sulit diperbaiki.
“Masalah utamanya ada di leg pertama. Kami tidak bermain di level yang seharusnya,” ujarnya.
Selanjutnya, Persib akan kembali tampil di kompetisi domestik dengan menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-22 BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi momentum penting bagi Pangeran Biru untuk menjaga posisi di papan klasemen dan memulihkan kepercayaan diri tim. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





