Pihak klub resmi memberlakukan penutupan sementara tribun selatan serta VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E.
Kebijakan tegas ini merespons kericuhan saat menjamu Ratchaburi FC pada 18 Februari kemarin.
Insiden pemanjatan pagar hingga penyalaan petasan menjadi alasan utama manajemen mengambil langkah preventif.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa faktor keselamatan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Kami memahami bahwa dinamika emosi dalam sepakbola adalah hal yang tidak terpisahkan. Namun demikian, setiap bentuk tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan pemain, ofisial, maupun sesama penonton tentu perlu kita sikapi bersama,” ujar Adhitia.





