“Jangan sampai suporter Bobotoh terprovokasi. Kita tahu siapa oknum yang menulis itu, bisa jadi ini strategi provokasi. Saya sangat prihatin,” tutur Bambang, Jum’at (9/1/2025).
Ia menegaskan bahwa perbuatan tersebut merupakan pelanggaran terhadap peraturan daerah mengenai kebersihan dan ketertiban.
Menurutnya, Flyover Pasupati yang menjadi ikon sekaligus fasilitas umum di Kota Kembang harus dijaga bersama, bukan justru dijadikan media provokasi yang merugikan publik.
Saat ini, Satpol PP tengah menjalin koordinasi dengan Cipta Bintar Aset Jalan Nasional untuk memulihkan kebersihan fasilitas tersebut.
Bambang juga memastikan akan memburu para pelaku yang dianggap bertanggung jawab atas kegaduhan di masyarakat melalui aksi vandalisme tersebut.





